Jl. Pos No. 2, Pasar Baru, Sawah Besar 10710 (021)-3846287 +62 812-1959-7171 tb-tk@santaursulajakarta.sch.id

Model Pembelajaran TK

Model pembelajaran TB-TK menggunakan metode sentra. Model pembelajaran sentra adalah Pendekatan pembelajaran yang dalam proses pembelajarannya dilakukan di dalam 'lingkaran' (circle time) untuk memberikan pijakan sebelum dan sesudah bermain dalam kegiatan pembelajaran

Sentra Serviam

Pada sentra ini anak diteguhkan imannya akan Tuhan yang Mahabaik, cara dan sikap berdoa/beribadah,  teladan kebaikan dari orang kudus, sikap toleransi, dan ajaran-ajaran lain tentang iman. Di samping itu sejak dini dilakukan penanaman semangat Serviam, sehingga anak disentuh nuraninya untuk selalu siap melayani.

Sentra Balok

Pembelajaran model sentra balok dimaksudkan untuk mengembangkan konsep matematika, pemikiran simbolik, kekuatan dan koordinasi motorik halus dan kasar yang meliputi kemampuan konstruksi, prediksi, presisi, akurasi, geometri, serta mendorong interaksi antar teman.

Sentra Bermain Peran

Sentra ini membangun imajinasi, mengembangkan kosa kata, penyesuaian emosi, pemecahan masalah, adaptasi, kebahasaan, dan kepemimpinan. Peserta didik juga didorong untuk menggunakan berbagai peralatan sesuai dengan fungsinya.

Sentra Permainan

Pembelajaran model sentra permainan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan anak yang utama, yaitu bermain. Melalui sentra permainan anak diajak untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar, ketangkasan, kemampuan bekerja sama, kemampuan menaati aturan, kemampuan menghargai orang laindll.

Sentra Seni

Sentra Seni mendukung perkembangan sensori motor, kontrol gerak, keluwesan, mengasah kepekaan, belajar mengekspresikan emosi, olah suara, kepekaan akan nada dan irama, serta mengoptimalkan fungsi kerja motorik kasar.

Sentra Persiapan

Sentra persiapan adalah pusat kegiatan bermain untuk mempersiapkan anak mengenal tulisan, huruf dan menghitung. Kegiatan ini guna membantu anak mempersiapkan diri memasuki sekolah dasar.

Sentra Bahan Alam

Sebutan “Sentra Bahan Alam” dalam Metode Sentra bisa dikatakan sebagai peng-Indonesia-an (bukan penerjemahan) dari Sensory Center, yang di dalamnya tersedia kesempatan bagi anak untuk “main berantakan” (messy play). Bahan-bahan dan alat-alat main yang digunakan di Sentra Bahan Alam memungkinkan organ-organ sensorimotor anak bekerja untuk mengenal, mengeksplorasi dan menemukan pengetahuan atau konsep yang berkaitan dengan benda-benda yang ada di sekitarnya.